Image of Jangan Durhakai Ibumu

Text

Jangan Durhakai Ibumu



Seseorang pernah datang kepada Rasulullah dan berkata,`Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali? Nabi A menjawab, Ibumu! Orang tersebut kembali bertanya, Kemudian siapa lagi? Beliau menjawab, Ibumur la bertanya lagi, Kemudian siapa lagi? Beliau menjawab, Ibumu! Orang tersebut bertanya kembali, Kemudian siapa lagi? Beliau menjawab, Bapakmu. (HR. Bukhari dan Muslim). lni menunjukkan betapa besar hak seorang ibu yang harus ditunaikan oleh anak-anaknya.

Sayang seribu sayang, ternyata masih banyak yang melupakan jasa seorang ibu. Masih banyak yang enggan berbakti kepada ibu. Masih banyak yang acuh tak acuh melihat kondisi ibu. Yang lebih mengerikan lagi, masih banyak yang durhaka kepada ibu. Seolah-olah is lupa betapa berat beban yang telah dipikul ibu demi kebaikan dan keselamatan sang anak.

Dalam buku ini, penulis berusaha menyadarkan kita betapa besar hutang budi kita kepada ibu yang semestinya dibalas dengan bakti kepadanya. Dengan penyabaran yang ringan dan tidak bertele-tele, penulis menyajikan sejumlah kiat berbakti kepada ibu. Semoga, dengan hadirnya buku ini lebih mempermudah kita dalam menunaikan kewajiban untuk berbakti kepada ibu, guna meraih ridha Allah. Jadikan baktimu kepada ibu sebagai kunci masuk surgamu. Selamat membaca!


Ketersediaan

PD00976297.51 Muh jDi Tumpi Readhouse (Rak 200)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
297.51 Muh j
Penerbit ZamZam : Solo.,
Deskripsi Fisik
124 hal; 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-8975-15-5
Klasifikasi
297.51
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this